Sejahtera melalui Program Desa Mandiri Pangan

Tahun 2017  Dinas Ketahanan Pangan dalam rangka Peningkatan Ketahanan Pangan mempunyai program kerja dengan kegiatan utama yakni Pengembangan Desa Mandiri Pangan yang dilatar belakangi untuk memperkuat ketersediaan sumber bahan pangan terutama bagi keluarga

Rencana pengembangan Desa Mandiri Pangan akan dimulai pada bulan Maret sampai dengan bulan Desember 2017. Hasil yang diharapkan dari program kerja ini yakni tersedianya sumber bahan pangan masyarakat yang cukup dengan harga yang terjangkau, meningkatkan pendapatan utamanya keluarga, daya beli, dan akses pangan bagi masyarakat sehingga terwujud ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

Kegiatan Desa Mandiri Pangan merupakan upaya penganggulangan kemiskinan sesuai Perpres Nomor 13 tahun 2009 yang bertujuan meningkatkan keberdayaan masyarakat miskin pedesaan dalam mengelola secara optimal dan mencapai kemandirian pangan rumah tangga serta masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini adalah rumah tangga miskin di desa rawan pangan untuk mwujudkan kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat.

Komponen kegiatan dalam pelaksanaan Desa Mandiri Pangan (Demapan) adalah melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan, pengembangan sistem ketahanan pangan, serta integrasi program sub sektor dan lintas sektor dalam menjalin dukungan pengembangan sarana dan prasarana pedesaan. Kegiatan dilaksanakan secara berjenjang tingkat provinsi dan kabupaten untuk melakukan pembinaan pada desa-desa pelaksana. Perencanaan di tingkat desa dilakukan secara partisipatif, dengan melibatkan Tim Pangan Desa (TPD), penyuluh, kelompok kerja kabupaten, dan pendamping sebagai fasilitator, serta Lembaga Pembangun Desa (LPD), Kepala Desa dan Kaur Pembangunan, aparat, serta tokoh masyarakat.

Hasil yang diperoleh selanjutnya diintegrasikan dengan berbagai program pembangunan yang telah disusun ditingkat desa. Perencanaan pembangunan desa merupakan upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan serta pembangunan sarana dan prasarana penunjang dilakukan berdasarkan hasil base line survey dan PRA. Melalui kegiatan Desa Mandiri Pangan yang dilaksanakan selama 4 (empat) tahun (tahap persiapan, penumbuhan, pengambangan dan kemandirian) diharapkan masyarakat desa mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi sehingga dapat menjalani hidup sehat dan produktif dari hari ke hari.

Program Desa Mandiri Pangan di Kabupaten Boyolali telah dimulai sejak tahun 2009 dengan dana yang berasal dari APBD Provinsi dan Kabupaten. Setiap tahunnya ada setidaknya 2 desa yang dikembangkan hingga pada tahun 2016 telah dicapai sebanyak 12 desa yang telah dikembangkan melalui program Demapan ini. Desa-desa tersebut antara lain: Desa Karangkepoh Kecamatan Karanggede, Desa Kedungpilang, Garangan, Banyu Sri di Kecamatan Wonosegoro, Desa Suroteleng dan Senden Kecamatan Selo, Desa Seboto Kecamatan Ampel, Desa Sumber Agung dan Sangge Kecamatan Klego, Desa Jombong Kecamatan Cepogo, Desa Kadipaten Kecamatan Andong, dan Desa Lanjaran Kecamatan Musuk. Untuk tahun 2017 saat ini sedang dilakukan CPCL (Calon Petani Calon Lahan) untuk desa yang akan dikembangkan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *