NERACA BAHAN MAKANAN (NBM)

Neraca Bahan Makanan (NBM) adalah tabel yang memberikan gambaran menyeluruh tentang penyediaan/pengadaan dan penggunaan/pemanfaatan pangan di suatu wilayah (negara/provinsi/kabupaten/kota) dalam kurun waktu tertentu. NBM menyajikan angka jumlah pangan yang tersedia untuk dikonsumsi penduduk perkapita dalam kg/thn atau gr/hr serta dalam bentuk zat gizi tertentu yaitu kalori (kkal/hr), protein (gram/hr), lemak (gram/hr).

Neraca Bahan Makanan (NBM) terdiri atas tiga informasi utama :

a. Pengadaan pangan (produksi, impor dan perubahan stock)

b. Penggunaan pangan (ekspor, pakan, bibit/benih, industri, tercecer, tersedia untuk konsumsi )

c. Energi dan Gizi yang tersedia

SEJARAH NERACA BAHAN MAKANAN DI INDONESIA

Di mulai pada tahun 1963, BPS dengan FAO bersifat 3 tahun (1964 – 1966); secara periodik tahun 1971. Selanjutnya didukung dengan:

  • UU No.32 Thn 2004 ttg Pemerintahan Daerah
  • UU No.18 Thn 2012 ttg Pangan
  • PP No.68 Thn 2002 ttg Ketahanan Pangan
  • Perpres RI No.83 Thn 2006 ttg Dewan Ketahanan Pangan
  • Perpres No.24 Thn 2010 ttg Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementrian Negara Serta Susunan Organisasi    
  • Permentan No.61 Thn 2010 ttg Organisasi dan Tata Kerja Kementan
  • Inpres No.20 Thn.1979 ttg Perbaikan Menu Makanan Rakyat
  • Inpres No.11 Thn 1980 ttg Perubahan dan Penambahan Atas Inpres No.20 Thn 1979 ttg PPMR
  • Instruksi Mentan No.12/INS/UM/6/1975 ttg Penyusunan Food Balance Sheet Nasional
  • Instruksi Mentan No.92/B/1979 ttg Penyusunan NBM Regional/ Provinsi
  • Instruksi Mentan No.RC.220/487/B/II/1985 ttg Mengembangkan Penyusunan NBM Regional/ Provinsi

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR :   65/Permentan/OT.140/12/2010  tentang PETUNJUK TEKNIS STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETAHANAN PANGAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA

Tujuan Penyusunan NBM :

–Melihat perubahan jenis pangan yang tersedia/dikonsumsi dari tahun ke tahun

–Tingkat kecukupan ketersediaan pangan dibandingkan AKG

–Meneliti/meramalkan situasi pangan suatu Provinsi/daerah

–Mengestimasi surplus/defisit suatu daerah

–Menyusun proyeksi ketersediaan dan perdagangan

–Mengevaluasi kebijakan pangan dan gizi

Manfaat / kegunaan NBM :

  • Perencanaan produksi/pengadaan pangan
  • Komposisi atau pola produksi dan penggunaan pangan
  • Komposisi atau pola energi atau zat gizi
  • Evaluasi tentang pengadaan dan penggunaan pangan suatu negara/wilayah

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *