Lumbung Pangan Masyarakat Desa Kismo Luhur

Lumbung Pangan Masyarakat Desa Kismo Luhur adalah salah satu LPMD yang maju dalam Verifikasi AdhiKarya Pangan Nusantara

Sejarah Pembentukan Organisasi

Lumbung  Pangan Masyarakat  Desa (LPMD) Desa Sambi terbentuk pada 13 Juli 2007. Pembentukan LPMD diawali oleh 35 orang anggota dengan mengadakan iuran rutin sebesar Rp 1.000 setiap kali pertemuan yang diadakan setiap selapan (35 hari) sekali pada malam sabtu pahing dan iuran berupa gabah padi sebanyak 6 kilogram setiap musim panen

Dukungan Pemerintah sebagai berikut :

  1. 2007 berupa Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 2.650 kg dan 1 buah timbangan dari Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Boyolali.

2. 2010 LPMD Membeli sebidang tanah seluas 308m untuk mendirikan bangunan lumbung.

3. 2011 mendapatkan bantuan untuk mendirikan bangunan lumbung dari DAK APBN melalui BKP3 Boyolali.

4. 2012 memperoleh pengisian lumbung berupa gabah sejumlah 5.150 kg dari APBD Provinsi Jawa tengah.

5. 2013 bantuan modal pengembangan senilai 20 juta dari APBN pemerintah pusat.

6. 2014 tambahan modal kemandirian  senilai 20 juta dari APBN pemerintah pusat.

7. 2015 memperoleh bantuan berupa pembangunan Rice Mill Unit dari Pemerintah Kabupaten Boyolali

Peran LPMD dalam Pemberdayaan Masyarakat :

A. Kegiatan dalam Pengembangan Usaha Produktif

1.Program kerja disusun setiap tahun melalui mekanisme Rapat Anggota Tahunan (RAT).

2.Pelaporan kegiatan dibuat oleh Pengurus sebagai bentuk tanggung jawab  kepada anggota.

3.Pemupukan modal kelompok dari anggota yaitu

-Simpanan wajib sebesar Rp. 2.000,-

-Simpan pinjam dana dan Iuran gabah: Simpan Pinjam berupa uang ada 2, yaitu : Rengking dan Sebrakan. LPMD Kismo Luhur juga mengadakan Tabungan Hari Raya dengan nominal minimal Rp 10.000 setiap pertemuan rutin.

B. Pengembangan Usaha

  1. LPMD Kismo Luhur Menjalankan usaha produktifnya di bidang pertanian dan peternakan antara lain untuk :

* Pertanian  : Modal usaha tani, perdagangan  hasil pertanian

* Peternakan  : Modal usaha ternak Kambing, Ayam, puyuh, itik.

* Modal bagi pedagang kecil

  1. Rice Mill Unit (RMU) :

* Hasil dari RMU berupa beras dan bekatul.

* LPMD bekerjasama dengan beberapa pihak berupa penjualan beras dari hasil RMU seperti Toko JRC yang terletak di jalan Bangak Simo     km. 7 dan warung makan Bu Parmi di pasar Sambi.

* Bekatul dari hasil sampingan RMU dijual kepada peternak sekitar.

C. Pengembangan SDM Peningkatan kapasitas kelompok dilakukan melalui pelatihan – pelatihan kunjungan kerja study banding

D. Dampak Kegiatan

1.Sedengan majunya gerakan pemberdayaan masyarakat melalui program-program Pemerintah khususnya pemberdayaan LPMD.

2.Keanggotaan LPMD dari awal berdiri hanya 35 orang sampai saat ini sudah menjadi 60 anggota aktif dengan anggota pengambil manfaat sebanyak 25 orang.

3.Berperan serta dalam  kegiatan  sosial kemasyarakatan seperti pemberian bantuan kepada anggota yang sakit maupun meninggal.

Pemanfaatan lahan pekarangan pada musim penghujan dengan menanam berbagai macam cara umum pendapatan masyarakat semakin meningkat seiring sayuran untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari

Sampai dengan saat ini LPMD Kismo Luhur belum memperoleh perhargaan di bidang ketahanan pangan.

Pada tahun 2017 ditunjuk mewakili kabupaten Boyolali dalam Lomba ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA 2017.

Harapannya bisa memperoleh juara dalam lomba ini untuk kemajuan LPMD Kismo Luhur dan meningkatkan kesejahteraan anggota serta ketahanan pangan masyarakat Boyolali

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *