INOVASI TEKNOLOGI DI BIDANG PROSES PANGAN UNTUK ANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM

Oleh : Dr. Ir. Rohadi MP

Departemen Teknologi Hasil Pertanian Universitas Semarang

Kekeringan salah satu dampak dari kegagalan membudayakan memanen air hujan

DAMPAK CLIMATE CHANGE DARATAN: PENURUNAN SUMBER DAYA AIR

  • Semua proses produksi pangan (pengolahan) memerlukan air: pencucian, sortasi, perendaman, pengukusan, steaming, ekstraksi, perebusan, evaporasi, pelarutan, pembuatan adonan, fermentasi juga Menanak Nasi
  • Umumnya air limbah kegiatan industri pangan: pencucian, sortasi, perendaman, perebusan dan evaporasi (air kondensat) dibuang, tidak ada upaya pemakaian ulang.
  • Penggunaan yang tidak perlu dan berlebihan (berdaulat air)
  • Perlu upaya-upaya pemakaian air limbah yang kategori rendah cemaran untuk pemakaian ulang melalui penjernihan dan atau pemurnian

Kita pun dapat mereduksi konsumsi air baru dengan cara-cara sebagai berikut :

  • Mengurangi volume pemakaian air
  • Menggunakan kembali air sisa atau limbah dengan pemurnian
  • Mengurangi frekuensi pemakaian air
  • Menggunakan air kondensat (AC, evaporator dll.)
  • Menggunakan air (liquor) fermentasi pertama untuk fermentasi tahap ke-2 atau ke-3
  • Mereduksi kehilangan (kebocoran) air

Untuk lebih lengkap materi dapat di download disiniĀ INOVASI TEKNOLOGI DI BIDANG PROSES PANGAN UNTUK ANTISIPASI