TAHUKAH ANDA: PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI ADALAH FONDASI KEBERLANJUTAN KETAHANAN PANGAN

Berbicara soal ketahanan pangan (beras), mau tidak mau akan bersentuhan dengan angka-angka produksi dan konsumsi, karena itu, mewujudkan keberlanjutan ketahanan pangan dapat dilakukan melalui pendekatan konsumsi.

Pada saat ini, konsumsi beras/kapita/tahun mencapai kisaran angka 114 kg/kapita/tahun, dengan demikian kebutuhan beras nasional per tahun berada pada kisaran angka 27 juta ton. Besaran tingkat konsumsi tersebut telah melalui berbagai tahapan pendataan dan dipersandingkan dengan berbagai hasil perhitungan lain. Jadi kalau tingkat konsumsi tetap pada angka tersebut, maka produksi beras yang harus terus digenjot agar mampu memenuhi  kebutuhan.

Dibalik itu, semestinya mulai tumbuh kesadaran bahwa ketahanan pangan juga dapat dibangun melalui penganekaragaman pangan sehingga ketergantungan pada beras semakin berkurang, atau dengan kata lain tingkat konsumsi beras/kapita/tahun dapat dikurangi dari waktu ke waktu.

Dilihat dari kepentingan kemandirian pangan maka penganekaragaman konsumsi pangan dapat mengurangi ketergantungan konsumen pada satu jenis pangan. Melalui kegiatan penganekaragaman pangan, dampak langsung yang diharapkan adalah menurunnya konsumsi beras per kapita per tahun pada tingkat konsumsi langsung di dalam rumah tangga, walaupun disadari bahwa banyak sekali faktor ekonomi, sosial dan budaya yang mempengaruhi tingkat konsumsi suatu produk. 

Karena itu, mari dukung Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) menuju kemandirian pangan.  

 

  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *