Si Merah Nan Kaya Manfaat


Siapa yang tidak kenal dengan buah bit? Buah bit yang juga dikenal dengan nama akar bit atau bit merah merupakan salah satu varietas Beta Vulgaris. Tanaman ini berupa akar, mirip umbi-umbian yang berwarna merah dan paling sering ditemui di Amerika Utara dan Inggris. Buah bit atau Beetroot yang berasal dari Mesopotamia dan belakangan menyebar ke daratan Asia serta Eropa. Kini di Indonesia buah bit sudah banyak ditemui terutama di supermarket-supermarket. Buah Bit ini mirip dengan ubi jalar namun bentuk buahnya cenderung bulat. Warna merah pada buah bit berasal dari gabungan pigmen ungu betasianin dan pigmen kuning betasantin.

            Sekilas, buah bit yang belum dikupas, bentuknya mirip dengan bengkuang. Begitupun setelah dikupas, teksturnya mirip bengkuang namun berwarna merah darah. Warna merahnya mudah menempel jika bersentuhan dengan tangan, pakaian dan apapun. Selagi mentah, rasa dan teksturnya jika dimakan mirip dengan wortel mentah hanya saja sedikit lebih manis. Buah bit yang merupakan umbi-umbian dapat direbus atau dibuat jus. Apabila anda memilih memasak buah bit dengan cara direbus sebaiknya kulit buah tidak dihilangkan. Umbi buah bit kaya akan karbohidrat dan hanya mengandung sedikit protein dan lemak. Karbohidrat pada buah bit berfungsi untuk pembentukan energy dan zat besi yang membantu menyalurkan oksigen ke otak. Selain kaya akan karbohidrat, buah bit mengandung gula alami, sodium, potassium, fosfor, kalsium, magnesium, sulfur, klorin, iodine, zat besi, copper, vitamin B1, B2, C, dan P. Akar buah bit merupakan obat herbal.  Namun dalam pengolahan akar buah bit sebaiknya kulit akar dihilangkan. 

Buah bit mengandung zat-zat sebagai berikut : 

  • Asam Folat 34%, berfungsi untuk menumbuhkan dan mengganti sel-sel yang rusak.
  • Kalium 14,8%, berfungsi untuk memperlancar keseimbangan cairan di dalam tubuh.
  • Serat 13,6%.
  • Vitamin C 10,2%, berfungsi dalam menumbuhkan jaringan dan menormalkan saluran darah.
  • Magnesium 9,8%, berfungsi dalam menjaga fungsi otot dan syaraf.
  • Triptofan 1,4%.
  • Zat Besi 7,4%, membantu dalam metabolisme energi dan sistem kekebalan tubuh.
  • Tembaga 6,5%, berfungsi dalam pembentukan sel darah merah.
  • Fosfor 6,5%, berfungsi untuk memperkuat tulang.
  • Caumarin yang berfungsi untuk mencegah tumor.
  • Betasianin sebagai pencegah kanker.

      Dalam mengkonsumsi jus buah bit, sebaiknya akar bit dicampur dengan buah atau sayur lainnya, karena akar bit saja bisa membuat tali pita Anda kaku dan sulit bicara dalam waktu tertentu, kecuali Anda minum jus murni dari akar bit organik yang justru akan menyembuhkan kekakuan/kelumpuhan pada pita suara.

      Selama ini kita mengenal buah bit paling banyak digunakan sebagai pewarna makanan alami. Tetapi ternyata berbagai manfaat untuk kesehatan bisa diperoleh dari buah warna merah ini. Zat – zat yang terkandung dalam buah bit kaya akan manfaat bagi tubuh. Selain sebagai detosifikasi, juga dapat bermanfaat sebagai obat dan pencegahan berbagai penyakit, antara lain sebagai berikut:

1. Sebagai Obat hati, Pembersih alami untuk ginjal dan kandung empedu.
                        Manfaat pertama dari buah bit adalah sebagai obat hati, pembersih alami ginjal dan kandung empedu, selain itu juga dapat membersihkan dan menetralkan racun di dalam tubuh . Melawan infeksi dan radang serta mengatasi masalah batu ginjal. Kombinasi jus bit, wortel dan ketimun, adalah salah satu cara terbaik untuk membersihkan ginjal dan kandung empedu dari racun yang tertimbun di kedua organ penyaring tersebut. Bit juga bermanfaat untuk detoksifikasi (pembuangan racun) dan pembersihan isi perut kita, serta masalah wasir.

2. Menghancurkan sel tumor dan sel kanker

3. Memperkuat fungsi darah

4. Memperkuat sistem peredaran darah dan sistem kekebalan

5. Mengatasi anemia dan memproduksi sel-sel darah merah.

6. Menurunkan kadar kolesterol

7. Memberi tenaga dan menyeimbangkan tubuh.

8. Masalah pencernaan

9. Masalah ketombe

10. Pewarna makanan alami

11. Menurunkan tekanan darah, memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah.

            Bagi kita masyarakat Boyolali khususnya, untuk mendapatkan buah bit sekarang tidak perlu lagi jauh-jauh harus ke supermarket, karena kini banyak petani di Boyolali telah menanam buah bit, terutama di Kawasan Rumah Pangan Lestari yang berada di desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Buah Bit tidak hanya dapat diolah menjadi jus, namun juga dapat diolah menjadi aneka ragam panganan yang lain yang mempunyai nilai gizi tinggi. Contohnya mie, kripik, saus, roti, dll. Aneka olahan panganan tersebut bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan dan layak untuk dicoba. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *