VISI DAN MISI

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang utama pemenuhannya  menjadi bagian dari hak asasi manusia yang di jamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan negara berkewajiban mewujudkannya.

Kabupaten Boyolali merupakan daerah agraris yang terletak di kawasan timur gunung Merapi dan Merbabu dengan luas wilayah 101.510,196 ha, terdiri lahan sawah 22.870 ha dan lahan kering 78.679,3667 ha, meliputi lahan pekarangan 25.325 ha, lahan tegalan 30.480,7 ha dan hutan negara 17.069 ha.

Dengan potensi dan kondisi lahan yang subur maka Boyolali mempunyai banyak keunggulan baik komidtas pertanian dan produk pangan yang spesifik meliputi pertanian pangan, ternak sapi perah, sapi potong, jagung hibrida, hortikultura sayuran dan buah buahan dan ikan khususnya ikan lele dengan julukan kampung lele dan menjadi unggulan Nasional sebagai kawasan minapolitan. 

Sektor pertanian  menjadi penyumbang PDRB terbesar yaitu mencapai rata-rata sekitar 35,6 % dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 5,76 % .

Dengan besarnya potensi dan keunggulan sektor tersebut, maka kabupaten Boyolali telah menempatkan sektor pangan dan pertanian menjadi sektor unggulan dan komitmen ini telah dituangkan dalam rancangan RPJMD 2016 – 2021, khususnya pada misi ke 5 yaitu ; menjadikan Boyolali sebagai lumbung padi dan lumbung pangan nasional.

Visi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali menjadi Lembaga yang profesional dalam mewujudkan Boyolali sebagai lumbung pangan nasional dan memantapkan ketahanan pangan yang berbasis sumber daya pangan dan budaya lokal serta mampu mendorong untuk mewujudkan pelaku utama dan pelaku usaha yang maju, terampil, mandiri dan berdaya saing.